RMco.id  Rakyat Merdeka – Brand usaha kemitraan kuliner gorengan, Tapisi (Tahu Isi, Pisang, dan Singkong Goreng) tahun ini bertahap mulai realisasikan target ekspansinya.

Founder Tapisi, Akbar Temuyyin Sani, menjelaskan untuk tahap pertama Tapisi membuka cabang di Bali lalu dilanjutkan ke beberapa wilayah lainnya di Indonesia.

“Tahap pertama di Pulau Bali kami buka sebanyak tujuh gerobak. Bidikan berikutnya adalah Surabaya, Makassar dan Bandung. Di Kuta Bali ini sudah terealisasi sejak 15 Januari 2020 kemarin,” kata Akbar Temuyyin dalam siaran pers, kemarin.

Lebih jauh dia mengungkapkan, pada pembukaan perdana di Bali, tepatnya di  Jl. Raya Kuta 47, Badung, Tapisi langsung menarik perhatian warga yang lewat.

Dalam masa awal pembukaan ini, Tapisi menawarkan promo Buy One Get One. “Tapisi ingin menjadi salah satu kuliner alternatif kudapan tradisional di Bali dengan ragam varian rasa gorengan yang sehat,” imbuhnya.

Tapisi juga akan membuka cabang berikutnya di negara tetangga, Malaysia dan singapura.  Ia mengatakan, Malaysia dipilih karena ongkos sewa tempat usaha di sana masih terjangkau.

Selain kedua negara tersebut, Tapisi juga akan melakukan penetrasi pasar ke Brunei Darussalam. “Sasaran mitra Tapisi adalah usaha kecil menengah (UKM),” kata pemilik Hot Sexy Chicken Resto ini.

Dia berharap, waralaba gorengan yang dijajakan dengan gerobak ini bisa hadir di negara tersebut pada tahun ini.

“Saya ingin memasyarakatkan tahu isi, pisang goreng, dan singkong goreng (tapisi) dikenal di mancanegara, go international,” lanjutnya.

Bahkan Akbar tak segan mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan penjajakan dengan satu badan usaha yang memiliki 1.000 binaan UKM untuk diarahkan memiliki usaha jual gorengan.

Tapisi merupakan gorengan yang terdiri dari tahu, pisang, dan singkong. Semuanya digoreng dengan bumbu serta tepung sehingga menghasilkan rasa yang khas.

Uniknya, singkong yang digoreng ada yang diberi topping keju atau coklat begitu juga dengan pisangnya.

“Dengan beragam varian rasa seperti Pisang goreng dengan topping keju dan cokelat, singkong topping keju/ cokelat serta tahu goreng balado/ barbeque, Tapisi akan menjadi pilihan camilan terbaik masyarakat,” ucapnya.

Secara menu, yang ditawarkan memang makanan sehari-hari yang mudah dijumpai yakni Tahu, Pisang dan Singkong sehingga jika disingkat menjadi Tapisi.

“Cemilan ini perporsi dibanderol Rp 15 ribu. Untuk singkong misalnya itu isinya ukurannya potongan bikin kenyang. Saya isi lima potong singkong yang bikin kenyang,” jelasnya.

Sumber:

https://rmco.id/baca-berita/ekonomi-bisnis/26965/tapisi-genjot-bisnisgorengan-di-bali

LEAVE A REPLY